Berita Unik - Pandangan ornag terhadap uang sekarang sudah mulai terasa berlebihan, demi si uang terkadang seseorang rela atau nekad melakukan sesuatu yang merugikan orang lain. Tak kala sering juga terjadi banyak tindakan kriminal, pertengkaran, kehancuran rumah tangga, dan juga masih berbagai hal lainnya. Seiring berjalannya waktu para anak muda sekarang menjadi tersobsesi dengan si Uang dan bahkan sudah menjadi budak uang (mata duitan). Hal ini banyak membuat banyak orang tua khawatir terhadap anak-anak mereka dan sering memperingatkan anaknya untuk tidak menjadi budak uang. Nah, untuk kali ini kami akan membahasa tentang kisah unik yang dilakukan oleh orang tua di China dalam memberi pelajaran terhadap anak mereka yang mata duitan.
Orang tua yang akan kami bahas kali adalah seorang kakek yang bermarga Chen di Liaoning, China yang dimana melakukan tindakan nekad yang mungkin tidak akan kita sangka-sangka, atau bahkan tidak akan tega kita lakukan. Kakek Chen karena merasa anaknya telah menjadi budak si Uang ini merasa sangat emosi dan mencacah uang senilai 423 Juta Rupiah ini menjadi bentuk yang kecil-kecil. Tindakan yang dilakukan kakek Chen ini tentunya memberikan pukulan yang cukup keras dan pelajaran yang sangat berat bagi anaknya.
Kejadian ini bermula dari penjualan rumah yang dilakukan oleh kakek Chen, yang dimana dalam penjualan rumah tersebut kakek Chen berhasil mendapatkan sebanyak 230 ribu yuan. Agen Poker, Melihat uang yang berhasil didapatkan membuat anak dan menantunya memeperdebatkan untuk apa uang tersebut digunakan dan kakek yang menjadi pemilik uang ini merasa sangat emosi melihat kelakukan anak dan menantunya yang kesetanan uang, hingga pada akhirnya berakhir pada pencacahan uang menjadi bentuk yang kecil-kecil.
![]() | |
Uang yang telah dipotong kecil-kecil oleh Kakek Chen |
![]() |
Uang Yang Berhasil DiRekatkan Kembali Oleh Anak Dan Menantu kakek Chen |
Berdasarkan dari penyataan anak dan menantunya bahwa pada saat itu mereka hanya mengusulkan agar uang penjualan rumah tersebut untuk disimpan didalam bank saja, jika dilihat dari hal tersebut seharusnya kakek Chen tidak perlu emosi dan melakukan hal tersebut, namun ketika diselidiki demi lanjut ternyata yang membuat kakek Chen merasa emosi adalah penyampaian dan cara bicara anak dan menantunya yang tidak sopan, yang menunjukkan sikap sebagai budak uang. Disisi lain anak dan menantu Chen mengakui bahwa mereka telah mendapatkan pelajaran yang keras dari ayah mereka dan kedepannya akan berbicara lebih sopan terhadap ayahnya terkait hal yang menyangkut harta.
Dengan ini artikel Berita Unik - Kakek Menghancurkan Uang Senilai Rp. 400 Juta Lebih saya tutup sampai disni. Nantikan artikel lainnya dari kami yang tentunya tidak kalah menarik dan unik. Terima kasih karena telah berkunjung kedalam blog saya ini.