Berita Unik - Benda Yang Diperebutkan Pada Masa Lalu dan Tidak Berharga Di Zaman Sekarang

Berita Unik - Pada masa modern ini yang menjadi barang berharga tinggi adalah perak, emas, uranium dan berlian. Namun tahukah anda bahwa pada zaman dulu ada barang yang memiliki harga lebih fantastis dibandingkan dengan emas, namun dizaman sekarang barang tersebut menjadi barang yang tak bernilai dan bahkan sudah sering kita temui dalam kehidupan kita. Berikut ini adalah beberapa barang yang sangat berharga pada zaman dulu kala :

  • Lada Hitam
Lada-Hitam-Yang-Sangat-Berharga-Dizaman-Dulu

Didalam dapur setiap rumah mungkin sudah banyak yang menyediakan lada hitam yang dimana sudah merupakan bumbu rempah dasar yang digunakan dalam beberapa penyakian makanan. Namun tahukah anda bahwa ternyata pada zaman dulu, lada hitam merupakan salah satu benda yang paling berharga bahkan melebihi nilai emas pada masa itu, bukan hanya itu saja bahkan dalam mendapatkan lada hitam terkadang bisa menyebabkan terjadinya perang antara beberapa negara tertentu.

Tepatnya pada pertengahan abad (masa perdagangan masih menggunakan jalur sutra) rempah merupakan bahan yang sangat berharga di Benua Eropa pada saat itu, yang dimana cara mendapatkannya masih belum diketahui, sehingga membuat harga dari lada hitam ini memiliki harga yang sangat fantastis dan bahkan penjualannya pada saat itu tidak memiliki nilai tetap, yakni bisa semakin meninggi kapan saja. Pada saat itu perdagangan lada hitam dikuasai oleh para pedagang Venesia yang mengetahui cara medapatkan lada hitam tersebut, dan pihak Eropa yang sudah merasa lelah dengan berbagai tipu muslihat dari harga lada hitam ini memutuskan untuk melakukan pelayaran keluar demi mencari peredaran lada hitam tersebut. Pada masa inilah yang membuat terjadinya pelayaran Vasco da Gama, Francis Drake dan Christoper Colombus.
  • Buku
Buku-Yang-Sangat-Berharga-Dizaman-Dulu

Pada masa sekarang mungkin buku sudah merupakan barang yang sangat mudah didapatkan, dan bahkan semakin memasuki zaman modern ini pemakaian buku sudah bukanlah menjadi hal yang utama lagi, kebanyakan orang dizaman sekarang sudah memilih menggunakan E-book dan juga mencatat segala masalah pekerjaan mereka didalam komputer. Namun tahukah anda bahwa pada zaman dulu buku merupakan salah satu barang yang paling berharga di Mesir.

Dahulu kala di Mesir terdapat sebuah perpustakaan yang bernama Perpustakaan Alexandria, yang didalamnya menampung sebanyak 700.000 lebih gulungan papirus yang berceritakan tentang cerita perjalanan atau kisah tertentu. Dalam proses pengumpulan buku ini pihak Mesir telah menghabiskan uang yang sudah cukup banyak hanya untuk mendapatkan suatu gulungan kisah atau perjalanan tertentu, contohnya pada kasus penggeledahan yang dilakukan oleh para prajurit pada masa itu, yang dimana apabila ditemukannya sebuah buku naskah maka pihak mesir akan mengambilnya dan memberikan ganti bayaran yang sangat mahal bagi pemiliknya.

Selain dari penggeledahan, bahkan juga adanya salah satu tindakan yang dilakukan oleh Ptolemy III yang terbilang juga cukup gila, yang dimana dirinya meminjam buku naskah drama Yunani asli, yang tentunya memiliki harga tak ternilai dengan jaminan sebesar 15 talen perak (Merupakan jumlah yang sangat besar/dahsyat pada masa itu). Alih-alih meminjam naskah, namun ternyata Ptolemy III malah tidak mengembalikan buku tersebut dan rela kehilangan uang jaminannya yang sangat besar tersebut hanya demi membawa buku naskah tersebut ke Mesir.
  •  Pala
Pala-Yang-Sangat-Berharga-Dizaman-dulu

Pala merupakan jenis rempah yang sudah banyak kita temui dalam masakan sekarang, yang dimana tujuannya menjadi pengharum dalam makanan. Pada zaman sekarang pala memiliki harga yang rendah, namun tahukah anda bahwa pada masa dulu, yaitu tepatnya pada 1930-an pala merupakan salah satu jenis rempah yang memiliki nilai yang sangat fantastis dan bahkan melebihi harga dari emas pada saat itu.

Pada zaman dulu, pala sempat mengakibatkan terjadinya berbagai insiden yang cukup gila, berdasarkan dari catatan sejarah, pada tahun 1600-an sempat terjadinya perang dahstyat antara pemerintahan belanda dengan Inggris dalam memperebutkan sebuah daerah yang hanya memiliki luas sebesar 3 x 1 kilometer, yaitu pulau Run yang terdapat di Indonesia. Peperangan yang terjadi didalam kubu ini disebabkan karena pulau tersebut merupakan pulau penghasil Pala tersbesar pada saat itu.

Belanda yang sudah semakin berada didalam ancaman Inggris, pada akhirnya menawarkan sebuah perdamaian dengan pihak Inggris, yaitu memberikan Manhattan kepada Inggris sebagai ganti dari pulau Run, sungguh gila bukan hanya demi pala Belanda bahkan rela melepaskan Manhattan.
  • Garam
Garam-Barang-Yang-Sangat-Berharga-Dizaman-Dulu

Garam merupakan salah satu jenis bumbu masakan yang paling utama, dan bahkan sudah sering kita konsumsi dalam kehidupan sehari-hari kita. Pada masa sekarang garam memiliki nilai yang sangat rendah, namun tahukah anda bahwa pada zaman dulu ternyata garam memiliki harga yang sangat tinggi dan bahkan juga menjadi bahan perebutan pada masa itu.

Pada masa peperangan Saudara di Amerika Serikat, garam menjadi bagian yang sangat penting bagi kedua belah pihak pasukan, hal ini dikarenakan pada masa tersebut garam digunakan sebagai bahan untuk mengawetkan ransum (Persediaan Pangan) pasukan, pengawet kulit hewan dan juga sebagai pewarna pakaian. Peperangan saudara di Amerika Serikat ini juga terjadi karena berusaha memperbutkan garam yang menjadi bagian yang sangat penting pada saat itu, bahkan penentuan dari kesuksesan perang tersebut adalah berdasarkan pada keberhasilan mereka dalam mendapatkan garam atau menguasai sejumlah tempat yang menjadi penghasil garam pada saat itu.
  • Kotoran Burung
Guano-Yang-Sangat-Berharga-Dizaman-Dulu

Pada saat ini kotoran burung (Guano) masih menjadi bahan yang digunakan sebagai pupuk tanaman, namun tidak termasuk sebagai barang yang berharga pada zaman sekarang. Ternyata Guano yang tidak bernilai tinggi pada zaman sekarang, memiliki nilai yang sangat fantastis pada zaman dulu kala. Tepatnya pada abad ke-19 terjadi berbagai penjajahan di Peru, karena ingin memperbutkan tambang logam diwilayah tersebut, namun seorang pria yang bernama Von Humboldt memiliki sebuah insting penasaran dari guano yang ditinggalkan oleh para penjajah pada saat itu, dan membawa pulang sebagian guano sebagai sampel penelitian.

Dari penelitian tersebut, Vab Humboldt menemukan manfaat yang sangat luar biasa dari guano, yaitu sebagai pupuk khusus dalam menyuburkan tanaman mereka. Temuan dari Van Humboldt ini langsung membuat banyak pihak Eropa menjadi tertarik dalam mengumpulkan guona, dan bahkan dalam pengumpulan guona ini sempat menyebabkan terjadinya berbagai peperangan, seperti pada peperangan antara pihak Chile dengan Bolovia dan Peru.

Sahabat Agen Gaple ternyata pada tahun 1850-an Guona memiliki harga yang sangat tinggi, yaitu seharga US$ 5 /28gram, tentunya ini merupakan harga yang sangat fantastis pada masa itu dan tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan zaman sekarang.

Ternyata barang sangat mudah kita dapatkan pada zaman ini merupakan barang yang sangat bernilai tinggia pada zaman dulu kala, dan bahkan dalam mendapatkannya hingga mengorbankan banyak nyawa orang termasuk juga peperangan dari beberapa pihak negara bagian.

Terima kasih karena telah bersedia berkunjung kedalam blog saya ini, dengan ini artikel dari Berita Unik - Benda Yang Diperebutkan Pada Masa Lalu dan Tidak Berharga Di Zaman Sekarang saya tutup sampai disini. Silahkan juga dibaca pada artikel unik kami yang lainnya dan tentunya juga tidak kalah menariknya untuk di ikuti.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

My Visitor